ROCKET INFO


Sejarah Kopi Di Dunia Hingga Masuk Dan Berkembang Di Indonesia

19 Aug 2019
...

Sejarah kopi konon bermula dari abad ke 9 di Ethiopia, Afrika. Namun budidaya perdagangan kopi baru mulai populer pada abad ke-15 oleh pedagang Arab di Yaman. Kopi mencapai benua Eropa pada abad ke-17. Namun tidak tumbuh dengan baik disana. Lantas bangsa Eropa menggunakan daerah jajahannya untuk budidaya kopi. Indonesia yang diduduki Belanda memiliki andil yang besar dalam sejarah dan penyebaran jenis kopi di dunia. 

 

Asal-Usul Kopi

Sejarah kopi sangat erat kaitannya dengan peradaban kaum muslim pada era kekhalifahan. Peradaban muslim mempunyai pengaruh yang besar bagi perkembangan peradaban dunia, baik dalam hal sains, teknologi, budaya, seni, sastra, hingga kuliner. Dan minum kopi merupakan salah satu budaya kuliner yang di bawa oleh muslim ke negara lain.

 

Konon, tanaman kopi pertama kali ditemukan di daratan Afrika. Tepatnya di daerah yang merupakan bagian dari negara Ethiopia, yaitu Abyssinia. Masyarakat Ethiopia mulai mengkonsumsinya sejak abad ke-9 dimana pada saat itu kopi belum dikenal luas di dunia. Biji kopi menjadi komersial ketika pedagang dari Arab membawa biji kopi ke Yaman pada abad ke-15. Berkat peradabannya yang lebih maju dari Afrika, Arab membudidayakan kopi sendiri dan mengekspornya ke seluruh penjuru dunia. Orang-orang muslim mulai menyebarluaskan melalui pelabuhan Mocha, Yaman.

 

Minuman kopi sangat populer di kalangan peziarah kota Mekkah, meskipun beberapa kali dinyatakan sebagai minuman terlarang. Para peziarah meminumnya untuk mengusir rasa kantuk dan agar tetap terjaga daat beribadah pada malam hari.

 

Pada masa kekhalifahan Turki Utsmani pada abad ke-15, kopi menjadi sajian utama di setiap perayaan. Melalui Turki inilah, minuman pahit yang berwarna hitam ini mulai dikenal dan disukai oleh orang-orang Eropa. Pada saat itu kopi Arabika merupakan primadona bahkan menjadi minuman kelas menengah di Inggris pada tahun 1600-an.

 

Kopi lantas menjadi komoditas penting di dunia. Orang-orang Eropa mencoba membudidayakannya sendiri. Namun sering gagal karena tanaman kopi tidak bisa tumbuh dengan baik disana. Oleh karena itu beberapa negara di Eropa membawa tanaman ini ke daerah lain. Biasanya mereka memanfaatkan negara koloni atau negara jajahannya untuk membudidayakan kopi.

 

Sejarah Kopi Di Indonesia

Kopi masuk ke Indonesia pada saat masa kolonial Belanda yang menjajah dan melancarkan sistem tanam paksa. Sejarah kopi di Indonesia bermula pada tahun 1696. Pada saat itu Belanda atas nama VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) mendarat di Jawa membawa kopi dari Malabar, India. Kopi yang pertama kali dibawa itu merupakan jenis Arabika.

 

Belanda berusaha membudidayakan kopi di Arabika tersebut di Batavia. Tapi gagal karena gempa dan banjir. Namun mereka tidak menyerah dan kembali membawa bibit-bibit kopi baru. Perkembangan budidaya kopi yang cepat membuat Belanda membuka ladang-ladang baru di Sumatera, Sulawesi, Bali, Timor, dan pulau-pulau lainnya di Hindia Belanda yang dikenal sebagai Indonesia. Pada tahun 1700-an kopi menjadi komoditas andalan VOC. Belanda memonopoli pasar kopi dunia pada waktu itu. Pada saat itu, salah satu pusat kopi dunia ada di Pulau Jawa. 

 

Pasca kemerdekaan setelah masa pemerintahan Hindia Belanda meninggalkan Indonesia, laju perkebunan kopi pun sedikit terhambat. Namun berkat kegigihan para petani kopi dan nasionalisasi perkebunan eks pemerintahan Hindia Belanda. Akhirnya perkembangan kopi lambat laun mulai bangkit dan berkembang. 

 

Hingga pada tahun 2000-an kopi Indonesia kembali melejit, dan Indonesia menjadi salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia setelah Brazil, Vietnam, dan Colombia. Keanekaragaman cita rasa kopi yang tumbuh di berbagai daerah di Indonesia diakui oleh mancanegara.

 

Rocketers merupakan salah satu penggemar berat minuman kopi? Di outlet Rocket Chicken terdapat satu menu yang wajib dicoba, yaitu Cappuccino Milkshake Float. Rasanya yang lezat dan harganya yang hemat akan membuat Rocketers selalu ingin datang lagi dan lagi.

 

Informasi lebih lanjut, hubungi:  

www.rocketchicken.co.id  

Apps Android/iOS: Rocket Chicken  

 

Rocket Chicken  Sidomoyo, Godean, Sleman Yogyakarta  

Email: [email protected]  

Telp: 0818 277 981 (kemitraan)


TOP